Forum Ninja 250R Community
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.

Forum Ninja 250R Community
 
IndeksPORTALPendaftaranLogin

 

 Si Ijo trip to Bandoeng

Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin
Admin
Admin

Male Number of posts : 979
Age : 42
Lokasi : BuitenZorg Town
Points : 102
Registration date : 20.05.08

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime2/6/2009, 08:14

Si Ijo trip to Bandoeng Jalur_pergi

Pada artikel sebelumnya, Jalur napak tilas hanya berlangsung di kota Buitenzorg (Bogor) sudah pasti membuat saya pribadi merasa belum puas, Saya Harus menapaki jalur-jalur lain dari Jalan yang membentang 1.100 km antara Anyer sampai Panarukan ini. Oleh sebab itu target utama selanjutnya adalah Jalur Bogor-Bandung Via Puncak-Cianjur-Padalarang. Kali ini saya menggunakan Si Ijo Ninja 250R ditemani seorang rekan saya biker-blogger Mas Nono ElsaBarto dengan Si Simply Black Jupiter MX barunya. Rencana ini sudah saya rencanakan jauh hari, awalnya saya pun mengajak bro Helmi YVC-F yang akhirnya mundur karena tugas Negara. Dalam Ride report kali ini rekan semua akan mendapati alur cerita yang maju dan mundur karena saya berusaha untuk flash back tentang sejarah rute yang saya lalui ini. . . . Ok kita mulai saja.

Si Ijo trip to Bandoeng 120m_dpl_at_taawun

Saya janjian dengan Mas Bro Nono di SPBU Harley Cianjur Jam 6.00 pagi. Dengan perhitungan tersebut akhirnya saya putuskan untuk memulai perjalanan Jam 4.15 pagi dari Bogor. Dari jalan Soleh Iskandar saya masuk jalan raya Pajajaran yang nyambung terus ke jalan Raya Puncak. Tepat jam 5.00 saya sampai di Masjid At Ta'awun kawasan puncak pass yang berketinggian 1200 m dpl (menurut altimeter Garmin 60 CSx) dan sesuai rencana, berhenti di sana untuk menunaikan Sholat Subuh. Posisi masjid ini terletak beberapa ratus meter sebelum pucak pass. Ok gimana sejarahnya Puncak Pass? Puncak Pass sebenarnya adalah titik tertinggi dari Gunung Megamendung. Megamendung di sini bukanlah nama daerah di sekitar Cipayung. Nama Megamendung di sini diperkuat pula oleh lukisan Raden salehbergambar Daendels yang sedang menunjuk peta dengan tulisan “richting van den weg obel megamendoeng” atau arah jalan di atas megamendung

Si Ijo trip to Bandoeng Hermanwillemdaendelss

Sepanjang jalan berkelok-kelok di kawasan perkebunan teh puncak saya mencoba menyelami meter-demi meter jalan dan mencoba membayangi betapa sulitnya 400 pekerja jalur cisarua-cianjur yang dipekerjakan pada jaman Daendels dengan anggaran hanya 10 ringgit perak permeter untuk memperlebar jalan desa yang telah ada menjadi sebuah jalan pos yang lebar, ditambah lagi terkadang harus membelah bukit cadas. Saking Sulitnya Pemerintah Daendels sampai menambah 500 orang tambahan untuk menyelesaikan proyek cisarua-cianjur. Setelah selesai dibangun Perjalanan Bogor-megamendung (puncakPass) kala itu memerlukan waktu 4,5 jam dengan sekali pergantian kereta kuda dan tambahan tenaga beberapa ekor kerbau untuk menaiki tanjakan terjal. . . sedangkan saya hanya memerlukan waktu 45 menit dengan Ninja 250R . . . bahkan beberapa rekan ada yang mampu jauh lebih cepat dari saya


Puncak Pass-Cianjur

Setelah sholat Subuh, saya pun meninggalkan kawasan Puncak menuju Cianjur via cipanas . . . jalan ini juga merupakan jalur resmi De Groote Postweg. Jalur ini pun menurut saya saat masa pembuatannya bukanlah suatu pekerjaan mudah untuk dikerjakan karena treknya sendiri berkelok-kelokdengan turunan-tanjakan curam, pantas . . . dilaporkan banyak pekerja yang tewas karena sakit saat pembuatan jalan ini. Jalur Puncak-Cianjur pagi itu sangat lengang sehingga saya hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk mengarunginya . . . tepat jam 6.05 saya sampai di SPBU Harley di daerah Cianjur. 5 menit kemudian Mas Nono Elsa Barto tiba dengan Jupiter MX hitam kesayangannya dari tempat tinggalnya di kota Sukabumi. . . siap untuk mengarungi perjalanan selanjutnya.


Si Ijo trip to Bandoeng Spbu_harley

Situs De Groote Postweg Rajamandala

Si Ijo trip to Bandoeng Rajamandala

Bila Di Bogor, Jalan Ahmad yani (jalan kenari) merupakan sepenggal jalan Asli De Groote Postweg, maka di jalur cianjur Bandung, terdapat jalan Cimandala Lama sepanjang 4 Kilometer yang berkelok. Dibangunnya Jembatan Tol Rajamandala member keberkahan tersendiri bagi situs jalan ini, sehingga relatif terjaga dari pengembangan yang menghilangkan jejak sejarah De Groote Postweg. Saat pertama kali memasuki jalan ini kami berdua sudah disambut oleh jejeran kebun karet yang sangat rimbun sehingga membuat topiary yang padat. Jalan ini relatif sepi, hanya angkot Hijau Tua dan beberapa motor milik penduduk asli yang berseliweran. Saya dan Mas Nono pun sempat berhenti sejenak di ujung dan di tengah jembatan Cimandala Lama yang melintasi sungai citarum yang lebar. Jembatan ini direlokasi dan dibangun Oleh PLN di tahun 1985/86. Jembatan 100 meter ini cukup sempit, Hanya sanggup menampung satu Mobil dan satu motor parallel.

Si Ijo trip to Bandoeng Jembatan_rajamandala_lama2

Si Ijo trip to Bandoeng Jembatan_rajamandala_lama5


Di Tahun 1800-an untuk melewati sungai citarum ini kereta kuda harus turun ke sungai dan menyebrangi sungai dengan cara menumpang rakit yang selanjutnya diharuskan pula mendaki tebing terjal Citarum dengan kembali dibantu oleh beberapa kerbau. Pada masa pembangunan jalan ini para pekerja hanya digaji 4 ringgit Perak per Orang

Si Ijo trip to Bandoeng Citarum

Kelokan Padalarang

padalarangDi Daerah Priangan ada tiga daerah dimana proses pembuatan Jalan Pos berjalan Alot. Ketiganya memiliki kesamaan situasi yaitu daerah pegunungan. Yang pertama di derah Megamendoeng (puncak pass), yang kedua di Pegunungan Andesit (Padalarang) dan Yang ketiga di Cadas Pengeran. Nah Pada jalur menuju dataran Tinggi Bandung Daerah Padalarang merupakan daerah kedua yang sangat menantang untuk di papas. Tidak dapat dibayangkan betapa sulitnya dengan peralatan seadanya ditahun 1800-an 200 an orang memapas pengunungan kapur padalarang untuk membuat jalur jalan selebar dua meter dengan gaji 6 ringgit perak per orang Saya dan Mas nono sempat terpisah jauh di jalur ini karena salah komunikasi, saya berada beberapa ratus meter di belakang mas Nono . . . dan hampir sepanjang jalur meliuk padalarang saya solo riding di kondisi jalan yang basah karena ternyata sabtu pagi itu jalur padalarang baru didera hujan. Tapi tetap saja kelokan padalarang merupakan jalur yang bisa bikin kangen setiap biker yang pernah melalui jalur ini. Akhirnya saya berhasil membuntuti mas Nono kembali di sekitar situ Ciburuy . . . yang menurut lagu Lauk (ikan) nya Hese (susah) dipancing Very Happy

Si Ijo trip to Bandoeng Curug_cimahi

Memasuki Cimahi, kami di sambut Oleh Sedikit Kemacetan . . . dari jalan cimahi ini kami sedikit berbelok ke kiri melalui jalan alternatif menuju Lembang Via curug Cimahi. Tercatat di GPS jalanan terus menanjak tanpa henti sampai ke ketinggian 1200 m dpl sampai di sekitar curug cimahi. Setelah itu kami jalan menurun melalui kampong Daun dan sentra tanaman hias lembang terus menuju pertigaan setiabudi. Dari setiabudi kami ke kiri dan terus naik menuju Lembang Kota. Setelah itu kamipun istirahat sebentar di Sebuah masjid . . . Update status di Facebook, lihat GPS lagi . . . ketinggian 1263 m dpl . . .so far perjalanan sudah . . .pas 150 km !! dari bogor



nyuci_motorDari Lembang kami turun melalui jalur yang sama, walaupun sebenarnya ada keinginan untuk melanjutkan lebih tinggi ke tangkuban perahu he he he. Setelah menuruni jalan Setiabudi, kami berbelok ke kiri masuk Jalan Siliwangi dago bandung. Tepat di Belakang Sasana Budaya Ganesha (SABUGA) berhenti lagi untuk cuci motor . . . biar motor kinclongan dikit ahhh. Dari Siliwangi masuk ke jalan Juanda Dago . . . ngisi perut dulu sebentar lalu geber motor menuju Jalan Asia Afrika bandung tujuan Utama perjalanan.

Kilometer Nol Bandung (6 55 17,35 LS | 107 36 39,88 BT )

Si Ijo trip to Bandoeng Nol_km

Setelah memarkir Si Ijo dan Simply Black di depan kantor pusat Pikiran Rakyat, Kami berdua berjalan ke patok Nol Kilometer Persis di depan kantor Pekerjaan Umum. Lalu . . . biasa, Foto-foto di sekitar patok Nol Kilometer. Di sekitar Patok Nol Kilometer ini terdapat banyak sekali bangunan bernuansa Art Deco seperti Gedung Hotel Savoy Homann dan Gedung Bekas Konferensi Asia Afrika . . . dan baru ngah ternyata . . . Jalannya Satu arah euy he he he. Walaupun sebenarnya Kota Bandung sudah di tancapkan pengembangannya sebelum Daendels menunjuk titik nol . . . Titik Patok Nol km tetap saja dianggap sebagai titik balik dan pengembangan Kota Bandung secara Umum. Saat itu setalah Daendels ‘menginspeksi’ pembuatan jembatan di atas sungai cikapuncung, Ia menunjuk-nunjuk titik Nol kilometer dengan Tongkatnya sembari memberikan perintah setengah mengancam dalam bahasa belanda :

Zorg, dat als ik terug kom hier een stad is gebouwd!


Yang artinya kira-kira “ Coba Usahakan, Bila Aku datang Kembali, Di Tempat Ini telah dibangun sebuah Kota “ . . . sehingga menurut saya Nol kilometer ini bukan lagi bermakna satu dimensi (panjang) . . . tetapi ia bermakna dua dimensi (luas) sehingga setelah Jalan Pos berdiri melintasi jalan yang sekarang dinamai Jalan Asia Afrika . . . kota bandung terus berkembang luas sampai saat sekarang ini. Berkembangnya Kota bandung sedikit banyak juga disebabkan akses perekonomian yang semakin lancar akibat adanya jalan pos ini.

Si Ijo trip to Bandoeng Nol_km_prasasti



Si Ijo trip to Bandoeng Gedung_sate

Si Ijo trip to Bandoeng Zuhur_di_pusdai

Tak Terasa hari sudah menjelang siang . . . kami berdua sepakat untuk sholat Zuhur dan Ashar (dijama’) di PUSDAI Bandung. Dari PUSDAI kami berangkat kea rah Barat menuju Pusat pemerintahan Propinsi Jawa Barat Gedung Sate, Foto-foto sebentar, Lalu saya berkesempatan mengunjungi bibi saya dari Istri yang tinggal di pinggir Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat. Dari Monumen kami bablas Pulang melawati Jalan Layang Paspati . . . mantappp . . . tapi turun dari Paspati . . . muacettt tak terelakkan . . untung Road Captainnya ( Mas nono) hafal betul jalan-jalan pintas . . . sehingga Si Ijo nggak berlama-lama didera kemacetan. Pokoknya saya udah nggak hafal lagi daerah mana yang kita lalui semenjak itu sampai di daerah kolong tol cimahi . . . Kalo brader pengen tau silahkan download track yang saya sediakan. Jalan sepanjang Bandung Cimahi padat merayap. Kepadatan mencair saat kami memasuki daerah Padalarang . . . geber terus melawati jembatan rajamandala baru dimana saya sempat mengetes kemampuan speed Si Ijo yang saya paksa sudahi ketika jarum jam mencapai angka 135 km/jam. Singkat cerita Kami kembali rehat di SPBU Harley

Si Ijo trip to Bandoeng Jalur_pulang

Rolling Eyes Jalur Pulang : Bandung-Cimahi-Rajamandala-Cianjur-Sukabumi-Cibadak-Cigombong-Cipaku-Batu Tulis-Bogor

Setelah disana, saya memutuskan untuk melalui jalan memutar via Sukabumi sembari silaturahmi ke Rumah Mas nono. Keputusan ini menimbang kemungkinan macet memanjang selepas puncak sampai Ciawi terlebih sabtu sore/malam minggu seperti saat itu. Jalan Sepanjang Cianjur-Sukabumi cukup baik dan terlihat habis di lapisi aspal baru sehingga belum ada marka jalannya. Singgah sebentar di kediaman Mas Nono sembari melihat usaha wiraswata nya yang cukup hebat .

Balik dari Rumah Mas Nono . . . jalanan terpapar hujan . . . wah kebayang 60 kilometer kedepan bakalan super berat niy. Terlebih lagi harus menghadapi pasar-pasar pinggir jalan seperti di Cicurug dan cibadak yang biasa langganan macet. Setelah pakai Jas hujan dengan tetap memakai Glove AHRS saya tembus Hujan menuju kota Kesayangan tempat Istri dan kedua anak saya Menanti . . .te ileee Very Happy

Mengenai Jalur Sukabumi-Cibadak-BuitenZorg . . . jalur ini menurut literature yang saya baca mulai dibangun tahun 1813 saat pemerintahan Thomas Stamford Raffles yang mewakili Ratu Inggris. Jalan ini di buat Oleh Pemerintahan Raffles untuk menunjang politik Landrente, sebuah metoda penyewaan tanah untuk perkebunan untuk menambah pundi-pundi kas negara


40 km berlalu saya rehat sebentar di Cigombong, soalnya tangan dah cenut-cenuut sembari mempersiapkan tenaga untuk melibas trek Cigombong-Cijeruk-Cipaku-Batutulis-Bogor . . . jalur ini sebenarnya relative sama jarak tempuhnya dengan jalur cigombong-Caringin-Ciawi-Bogor . . . tetapi saya pilih karena tidak macet . . . dengan berbekal trek pulang dari pelabuhan ratu kemarin yang masih tersimpan di GPS, saya beranikan riding sendirian menembus sore nan mendung melibas trek bebukitan sebelum akhirnya tiba di dekat Istana Batu tulis tempat pasangan Capres MEGA-PRO berunding dan tiba dengan selamat di Bogor . . . liat GPS lagi . . . 348 km . . . pfhuuih antara Lelah dan Gembira bercampur menjadi satu .

Thks to my Family, ElsaBarto, & Elsabarto family yang telah memberikan restu bagi kami untuk dapat meniti jalan bersejarah bagi Bangsa Indonesia ini

De Groote Postweg Journey, Continuous . . . . .

Taufik Of BuitenZorg

artikel asli di :

http://ninja250r.wordpress.com/2009/05/26/buitenzorg-bandoeng-napak-tilas-de-groote-postweg-pun-belanjut/

_________________
Taufik of BuitenZorg
http://tmcblog.com | http://motorklasik.wordpress.com

Si Ijo trip to Bandoeng Logo_minimalis23
Kembali Ke Atas Go down
https://cyber-ninja250r.indonesianforum.net
yukrest
Brigadir Jendral
Brigadir Jendral
yukrest

Male Number of posts : 186
Age : 29
Points : 203
Registration date : 27.04.09

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime3/6/2009, 21:26

manntaapp juragann,,,
Kembali Ke Atas Go down
p4nj_1
Mayor Jendral
Mayor Jendral
p4nj_1

Male Number of posts : 407
Age : 38
Lokasi : West Batavia
Points : 301
Registration date : 02.02.09

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime4/6/2009, 00:15

wuihh........ mantabh bro taufik.......... hihihih jd tau sejarah kota bandung bgitu bc thead ini..........
Kembali Ke Atas Go down
http://p4nj_1@yahoo.com
herry_chen
Brigadir Jendral
Brigadir Jendral
herry_chen

Male Number of posts : 79
Age : 38
Lokasi : gedung panjang,jakarta
Points : 16
Registration date : 29.05.08

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime2/8/2009, 21:38

kren bangat mas taufik
salut.....salut.....
Kembali Ke Atas Go down
zaloefirst
Letnan Jendral
Letnan Jendral
zaloefirst

Male Number of posts : 687
Age : 36
Lokasi : Bandung
Points : 599
Registration date : 22.12.08

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime2/8/2009, 22:31

mantab pisan uy...saya aja yg tinggal dibandung gak tau sejarah nya sampe sbegininya...hauehuhaeh...jd malu sama om taufik.

tinggal tur kliling indonesia pake si ijo nih,trus jangan lupa ajari kita sejarah kota2 di indo ya satu per satu.

buka forum,langsung tambah ilmu...sip bener dah...
Kembali Ke Atas Go down
ofik
Letnan Jendral
Letnan Jendral
ofik

Male Number of posts : 1454
Age : 32
Lokasi : banDung..
Points : 77
Registration date : 02.07.08

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime10/9/2009, 12:22

hhmmm......
bro admin qo ga ngabar2in nih klo ke bandung...?
Kembali Ke Atas Go down
http://www.ventura.co.nr
Admin
Admin
Admin
Admin

Male Number of posts : 979
Age : 42
Lokasi : BuitenZorg Town
Points : 102
Registration date : 20.05.08

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime19/10/2009, 19:56

ofik wrote:
hhmmm......
bro admin qo ga ngabar2in nih klo ke bandung...?

waduh maap bro Ofik . . . takut ngerepotin batur-batur ti bandung . . . Lagi pula soale ini perjalanan tek-tok Smile
lain kali deh aye halo-halo

_________________
Taufik of BuitenZorg
http://tmcblog.com | http://motorklasik.wordpress.com

Si Ijo trip to Bandoeng Logo_minimalis23
Kembali Ke Atas Go down
https://cyber-ninja250r.indonesianforum.net
abotbotie
Letnan Jendral
Letnan Jendral
abotbotie

Male Number of posts : 1369
Age : 33
Lokasi : South Chapter
Points : 1364
Registration date : 17.06.09

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime19/10/2009, 21:38

Nice Trip Brother... 2 jempol

Rgds Smile
Kembali Ke Atas Go down
http://www.abotbotie-blogspot.com
fayth
Letnan Jendral
Letnan Jendral
fayth

Male Number of posts : 593
Age : 33
Lokasi : Makassar
Points : 122
Registration date : 03.08.08

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime20/10/2009, 06:32

bused..mantap dah tripnya .....

what a great experience...duet turing ya ..?

dudukan plat no dpnnya udh di copot ya bro min ..Laughing

trus pake apa tuh yg di dpn ..??
Kembali Ke Atas Go down
http://www.yahoo.com
Steve_N250r



Male Number of posts : 3
Age : 30
Points : 3
Registration date : 18.01.11

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime18/1/2011, 04:13

benar benar tulisan yang sangat bagus. perpaduan Touring dengan sejarah Indonesia. Kang Taufik benar benar berbakat jadi seorang penulis.. salut..
Kembali Ke Atas Go down
https://facebook.com/SteveTheedensy
arie-81
Calon Jendral
Calon Jendral


Male Number of posts : 36
Age : 38
Points : 46
Registration date : 25.01.11

Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime4/2/2011, 11:22

Lenkap dan lugas ulasannya... Bro Taufik kapan2 kita touring bareng dong saya tinggal disentul kang... tapi saya ikut chapter depok.
Kembali Ke Atas Go down
http://arie_musliana@yahoo.com
Sponsored content




Si Ijo trip to Bandoeng Empty
PostSubyek: Re: Si Ijo trip to Bandoeng   Si Ijo trip to Bandoeng I_icon_minitime

Kembali Ke Atas Go down
 
Si Ijo trip to Bandoeng
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Ninja 250R Community :: RIDING STYLE :: Touring-
Navigasi: